Dari sisi sarana, operasional kebersihan didukung 60 unit tong sampah terpilah, 60 unit gerobak, 35 unit becak motor, 18 unit dump truck, 10 unit kendaraan pikap dan enam unit kendaraan patroli.
Sistem pengangkutan sampah juga dibuat berjenjang, mulai dari TPS di masing-masing venue, kemudian menuju TPS antara dan selanjutnya dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air Dingin. DLH menargetkan seluruh sampah yang dihasilkan selama kegiatan sudah selesai diangkut paling lambat pukul 02.00 WIB setiap hari.
Pengawasan dilakukan secara intensif melalui inspeksi lapangan sebanyak 12 kali dalam sehari. Hasil pemantauan kemudian dievaluasi setiap malam pukul 22.30 WIB di Posko Utama Batang Arau.
Tidak hanya mengandalkan patroli rutin, DLH juga menerapkan sistem respons cepat terhadap laporan gangguan kebersihan. Setiap keluhan yang diterima dari Posko Pengendali ditargetkan mendapat tindak lanjut maksimal dalam waktu lima menit.
Langkah tersebut menjadi penting mengingat tingginya aktivitas masyarakat selama rangkaian HJK Padang ke-357. Volume sampah berpotensi meningkat seiring banyaknya kegiatan dan mobilitas warga di sejumlah venue.
Melalui pengerahan personel, penambahan sarana kebersihan, pengawasan berlapis dan respons cepat, DLH Kota Padang menargetkan kebersihan kawasan kegiatan tetap terjaga tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat yang menghadiri rangkaian perayaan HJK ke-357.






