Menurutnya, saat ini Banten menjadi salah satu provinsi di Pulau Jawa yang memiliki kawasan pusat pemerintahan terpadu dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berada dalam satu lokasi. “Semua OPD kami berada dalam satu kawasan sekitar lebih dari 60 hektare,” katanya.
Andra memaparkan jumlah penduduk Banten saat ini mendekati 13 juta jiwa yang tersebar di empat kota dan empat kabupaten. Ia juga menyoroti potensi besar wilayah Kabupaten
Lebak dan Kabupaten Pandeglang yang masih mendominasi luas wilayah Banten.
Selain itu, Banten disebut memiliki garis pantai hampir 1.000 kilometer yang membentang di pesisir utara dan selatan Pulau Jawa.
“Pantainya indah dan bagus. Kendala kami memang infrastruktur yang belum setara dengan daerah perkotaan,” ucapnya.
Karena itu, Andra berharap media dapat membantu memperkenalkan potensi Banten kepada pemerintah pusat maupun masyarakat luas.
Ia juga mengungkapkan tingkat kemandirian fiskal Banten telah mencapai sekitar 70 persen. Pendapatan asli daerah (PAD), kata dia, masih didominasi dari pajak kendaraan bermotor karena tingginya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi.
Di sektor pendidikan, Andra menyebut Banten menjadi salah satu provinsi dengan jumlah mahasiswa terbesar di Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 1,8 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di wilayah Banten.






