Menurut Maigus, Porprov tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi antarkabupaten dan kota, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses menemukan dan membina atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat Sumatera Barat di tingkat nasional maupun internasional.
“Juara pasti menjadi tujuan kita, tetapi sportivitas harus menjadi semangat utama. Kepada adik-adik atlet mari tunjukkan kemampuan dan keterampilan terbaik dengan tetap menjaga persahabatan, persaudaraan dan kekeluargaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menekankan pentingnya regulasi dan komunikasi dalam memastikan seluruh pertandingan Porprov berjalan lancar.
“Dua kunci kesuksesan Porprov adalah regulasi dan komunikasi. Regulasi harus kita sempurnakan bila masih ada kekurangan, sementara komunikasi harus terus dibangun agar setiap pihak memahami tanggung jawabnya,” ujar Hamdanus.
Ia meminta perangkat pertandingan, technical delegate, Pengprov ABTI Sumbar serta KONI kabupaten/kota terus berkoordinasi selama kompetisi berlangsung dan mengedepankan sportivitas.
Ketua Umum Pengprov ABTI Sumbar Muhayatul mengatakan pelaksanaan Porprov menjadi momentum untuk melihat potensi atlet bola tangan terbaik dari berbagai daerah di Sumbar.






