“Sistem pembinaan harus kompetitif. Atlet yang masuk dalam program Pelatprov tetap dievaluasi berdasarkan perkembangan dan prestasinya,” tegasnya.
Hamdanus menambahkan, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Sumbar terus memantau jalannya pertandingan Porprov XVI. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi atlet-atlet berprestasi yang berpotensi memperkuat Sumatera Barat pada ajang nasional mendatang.
Ia pun mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta tenis meja dan mengingatkan agar setiap atlet menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.“Raih prestasi dengan kemampuan terbaik, hormati lawan, dan junjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumatera Barat, Gustami Hidayat, menyebut perkembangan tenis meja di Ranah Minang menunjukkan tren yang menggembirakan.
Menurutnya, sejumlah atlet Sumbar telah mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet daerah.
“Perkembangan tenis meja Sumatera Barat cukup menggembirakan. Sejumlah atlet kita sudah mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Melalui Porprov ini, kita berharap muncul atlet-atlet potensial yang bisa memperkuat Sumbar pada kompetisi yang lebih tinggi,” ujar Gustami.






