Nasional

Di Tengah Luka Gempa NTT, Sharp Salurkan Bantuan untuk 600 Warga Terdampak

×

Di Tengah Luka Gempa NTT, Sharp Salurkan Bantuan untuk 600 Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini
Sharp
Penyerahan donasi Sharp secara simbolis yang diterima oleh perwakilan Human Initiative. IST

“Sharp telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama lebih dari 56 tahun. Bagi kami, hubungan tersebut bukan hanya tentang produk yang hadir di rumah-rumah masyarakat, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan. Semoga bantuan ini dapat memberikan sedikit rasa nyaman dan menjadi bagian dari langkah mereka untuk kembali bangkit,” ujarnya.

Penanganan pascabencana sendiri membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, sektor swasta hingga masyarakat. Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari. Sementara itu, Kabupaten Manggarai menetapkan Status Tanggap Darurat untuk periode 15 Agustus hingga 12 September 2026.

Dalam situasi tersebut, dukungan lintas pihak menjadi penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap terpenuhi sekaligus mendukung proses pemulihan.

Manager Business & Social Institution Human Initiative, Destira Maryati, mengapresiasi dukungan yang diberikan Sharp Indonesia melalui kolaborasi kemanusiaan tersebut.

“Kolaborasi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah NTT. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Sharp Indonesia atas perhatian, bantuan dan kepeduliannya, semoga masyarakat Nagekeo dan wilayah terdampak lainnya di NTT diberikan kekuatan untuk bangkit dan kehidupan masyarakatnya dapat segera kembali seperti semula,” tutup Destira.

Baca Juga  KKP : PP 27/2021 Jamin Kemudahan Usaha Perikanan Tangkap

Bagi Sharp, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk hadir bersama masyarakat dalam melewati masa sulit. Di tengah puing dan keterbatasan pascagempa, dukungan yang diberikan diharapkan menjadi secercah kekuatan bagi warga untuk kembali berdiri dan menata kehidupan. (*)