SOLOK, hantaran.co — Kegiatan Tim IV Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Solok di Masjid Nurul Yaqin, Jorong Pasar Usang, Nagari Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, berlangsung khidmat pada Selasa (24/2/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Kabupaten Solok dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Namun, dalam pelaksanaannya, unsur pimpinan Tim IV tidak dapat hadir secara langsung. Kehadiran tim diwakili oleh pihak Koramil Gunung Talang karena pada waktu yang bersamaan unsur pimpinan tengah menjalankan tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama masyarakat setempat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh mubalig H. Elyunus yang menyampaikan pesan tentang pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah dan hubungan antarsesama.
Dalam kesempatan tersebut, tim juga menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta kepada pengurus Masjid Nurul Yaqin sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan serta pembangunan sarana ibadah.
Secara umum kegiatan berjalan sesuai dengan susunan acara yang telah direncanakan. Meski demikian, sejumlah warga menyampaikan harapan agar pada kegiatan Safari Ramadan berikutnya kehadiran unsur pimpinan dapat lebih dioptimalkan.
Menurut warga, Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial atau penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Wali Nagari Koto Gadang Guguk, Charles Kamra, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Safari Ramadan di wilayahnya. Ia berharap koordinasi ke depan dapat lebih dimaksimalkan sehingga kegiatan tersebut benar-benar menjadi wadah komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadan bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang kebersamaan dan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat,” kata Charles.
Masyarakat pun berharap kegiatan serupa pada masa mendatang dapat semakin memperkuat hubungan emosional dan sinergi antara pemerintah daerah dan warga demi terwujudnya pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan di Kabupaten Solok.(h/rvo)





