Payakumbuh

Awali 2026, Disdik Payakumbuh Gelar Rakor Perdana dan Apresiasi Guru Penulis

2
×

Awali 2026, Disdik Payakumbuh Gelar Rakor Perdana dan Apresiasi Guru Penulis

Sebarkan artikel ini
Payakumbuh

PAYAKUMBUH, HANTARAN.CO — Mengawali tahun 2026 dengan semangat baru, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Payakumbuh langsung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) perdana bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan se-Kota Payakumbuh, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh itu dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Nalfira, dan dihadiri jajaran pengawas sekolah, serta kepala sekolah SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Rakor ini tidak sekadar menjadi agenda rutin awal tahun, tetapi menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, serta arah kebijakan pendidikan Kota Payakumbuh dalam menghadapi tantangan pendidikan di tahun 2026. Melalui pertemuan tersebut, seluruh satuan pendidikan diharapkan dapat bergerak selaras dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Batiah.

Dalam sambutannya, Nalfira menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan guru atas dedikasi mereka sepanjang tahun 2025. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih dunia pendidikan Payakumbuh tidak terlepas dari kerja keras para pendidik di lapangan.

Baca Juga  7 Titik Parkir Tak Bisa Dimanfaatkan, Target Retribusi Sulit Terealisasi

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu kepala sekolah dan guru yang telah berdedikasi melakukan yang terbaik. Kerja keras kita di tahun 2025 terbayar dengan berbagai prestasi membanggakan, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Nalfira.

Ia menegaskan bahwa tantangan pendidikan pada tahun 2026 akan semakin dinamis, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara dinas, pengawas dan seluruh satuan pendidikan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih.

Pada kesempatan tersebut, Disdik Kota Payakumbuh juga memberikan penghargaan kepada kepala sekolah dan guru yang aktif menulis artikel dan opini di media massa tingkat provinsi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para pendidik dalam mengembangkan budaya literasi di kalangan guru.

Baca Juga  Wawako Payakumbuh Serahkan 70 Paket Sembako untuk Fakir Miskin dan Duafa

Menurut Nalfira, kemampuan menulis menjadi bagian penting dari pengembangan kompetensi guru, karena tidak hanya melatih kemampuan berpikir kritis, tetapi juga membuka ruang bagi para pendidik untuk berbagi gagasan dan pengalaman kepada publik.

“Menulis adalah bagian dari olah pikir yang luar biasa. Kami bangga memiliki guru dan kepala sekolah yang tidak hanya hebat di dalam kelas, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan melalui tulisan di media massa,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus memperkuat kolaborasi, menghadirkan inovasi pendidikan, serta menjaga semangat kebersamaan demi mendorong kemajuan pendidikan di Kota Payakumbuh sepanjang tahun 2026. (*)