Ekonomi

Penjualan Sanjai Turun Selama Ramadan Berjalan

3
×

Penjualan Sanjai Turun Selama Ramadan Berjalan

Sebarkan artikel ini
Sanjai

Padangpanjang, hantaran.co–Penjualan oleh-oleh khas Minang seperti keripik sanjai di Toko Sanjai Desi di dalam Pasar Padang Panjang mengalami penurunan selama bulan Ramadan. Penjaga Toko Sanjai, Desi mengatakan, selama Ramadan terjadi perubahan pola belanja masyarakat. Pembeli lebih banyak mencari makanan pendamping nasi dibandingkan cemilan oleh-oleh.

“Kalau bulan puasa ini peminat sanjai dan sejenisnya berkurang. Pembeli sekarang lebih banyak membeli kerupuk yang bisa dimakan dengan nasi, seperti talas, jaring, dan lainnya,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga : Ramadan Fase Ampunan: Jangan Sampai Terlewat

Untuk harga, kerupuk talas dijual dalam beberapa pilihan ukuran. Harga setengah kilogram berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu, sementara harga per kilogram mencapai sekitar Rp60 ribu, tergantung jenis produk. Lanjutnya, produk oleh-oleh khas Minang justru mengalami lonjakan pembelian setelah Lebaran. Momentum tersebut terjadi saat para perantau yang pulang kampung mulai membeli stok makanan untuk dibawa kembali ke daerah perantauan.

Baca Juga  Berikut Daftar Golongan Tarif Listrik Subsidi dan Non-subsidi, Silahkan Cek

Pascalebaran Penjualan Sanjai Meningkat

Ia menjelaskan, periode pascaLebaran menjadi waktu paling ramai bagi penjualan keripik sanjai dibandingkan selama Ramadan. Pembelian biasanya dilakukan dalam jumlah besar sebagai oleh-oleh maupun persediaan. Menjelang Hari Raya Idulfitri, toko tersebut juga menambah variasi dagangan berupa kue kering Lebaran, terutama kue mentega. Bahkan, peminat kue Lebaran disebut lebih banyak dibandingkan keripik pada periode menjelang Lebaran. “Biasanya untuk kue kering h-10 Lebaran baru kami pajang dan penjual belikan,” ucapnya.

Baca Juga  Jelang Lebaran, Basko Grand Mall Diserbu Pengunjung

Selama Ramadan hingga Lebaran, toko tetap beroperasi karena momentum Lebaran menjadi harapan utama meningkatnya jumlah pembeli bagi para pedagang oleh-oleh di pasar tersebut. “Pas lebaran itulah banyak momentum dan rezekinya, keripik jadi sasaran menemani lebaran,” ungkapnya.

Toko Sanjai Desi telah berjualan kurang lebih selama lima tahun dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa.