PESISIR SELATAN, HANTARAN.Co — Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, turun langsung ke wilayah terdampak banjir di Kecamatan Bayang Utara, Minggu (30/11), untuk menyerahkan 300 paket sembako kepada masyarakat yang hingga kini masih terisolasi akibat akses jalan yang terputus.
Dalam kunjungan tersebut, Lisda didampingi Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, Dandim 0311/Pessel Letkol Czi Theodorus, serta Direktur Rehab Rekon BNPB RI. Bantuan disalurkan ke empat kenagarian yang berada di wilayah Bayang Utara.
Empat kenagarian yakni Muaro Aia, Ngalau Gadang, Pancuang Taba, dan Limau-Limau, masih terisolasi total akibat badan jalan yang putus diterjang banjir dan longsor. Kondisi ini menyebabkan lebih dari 4.000 kepala keluarga (KK) kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar.
Lisda menegaskan perlunya percepatan penanganan, terutama pada sektor infrastruktur jalan. Ia meminta pemerintah pusat maupun daerah memastikan jalur logistik segera dapat dilalui.
“Akses menuju empat nagari ini harus segera diprioritaskan. Selama jalannya putus, bantuan apa pun tidak akan dapat menjangkau masyarakat. Saya mendorong BNPB dan pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan agar distribusi logistik berjalan lancar,” ujar Lisda.
Selain itu, Lisda mengimbau warga tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih tinggi.
“Jangan lengah. Kita harus tetap siaga terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di Sumbar masih tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya membuka akses jalan sekaligus mempercepat penanganan darurat.
“Kami sudah kerahkan seluruh tim yang tersedia, termasuk berkoordinasi dengan provinsi dan BNPB untuk tambahan peralatan. Pembukaan akses menuju empat nagari ini menjadi prioritas utama karena ribuan warga membutuhkan suplai logistik,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Komisi VIII dan BNPB RI yang turun langsung membawa bantuan ke lokasi terdampak.
“Kehadiran Ibu Lisda bersama BNPB RI hari ini sangat berarti bagi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan bekerja bersama untuk mempercepat pemulihan,” katanya.
Bantuan 300 paket sembako tersebut disalurkan melalui posko terdekat, sebelum dibawa menggunakan jalur alternatif menuju nagari yang masih terisolasi. Pemerintah daerah menargetkan akses sementara dapat dibuka dalam waktu dekat agar bantuan dapat masuk dengan lebih cepat dan aman. (h/kis)







