PADANG, HANTARAN.Co — Gelombang solidaritas untuk Sumatra Barat terus berdatangan. Pada Sabtu (29/11/2025) pukul 10.21 WIB, pesawat CN-295 milik Ditpolairud Korpolairud Baharkam Polri mendarat mulus di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), membawa bantuan logistik tahap awal dari Mabes Polri untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir, tanah longsor, serta bencana hidrometeorologis lainnya di berbagai daerah.
Pesawat tersebut disambut langsung oleh jajaran Polda Sumbar, dipimpin Kepala Biro Logistik Polda Sumbar Kombes Pol Faried Zulkarnain, S bersama Dirpolairud Polda Sumbar Kombes Pol Marsdianto dan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Proses bongkar muat logistik berlangsung cepat di apron BIM, sebelum seluruh bantuan dibawa ke Markas Polda Sumbar untuk dilakukan penghitungan dan pendataan.
Berdasarkan laporan resmi kepada Kapolda Sumbar dari koordinasi dengan Karo Faskon Slog Polri, bantuan logistik yang tiba hari ini terdiri dari dua kategori besa. Yaitu bantuan sosial kepada masyarakat dan peralatan untuk penanganan bencana.
Bantuan untuk masyarakat berupa 1.000 pcs Pampers, 500 pcs pembalut, 500 stel pakaian sekolah, 500 pcs tas sekolah, 1000 buah minyak angin, 1.000 buah Minyak telon, 1.000 bungkus Autan, 2 ribu makanan cepat saji, 100 buah kasur lipat, 509 dua air mineral dan 2 ribu selimut.
Kemudian rincian peralatan penanganan bencana yang dikirimkan Mabes Polri, terdiri dari 300 buah velbed, 5 unit tenda pleton, 5 unit Chainsaw, 200 paket MTP, 3 unit perahu karet, 100 buah pelampung, 100 buah sekop dan 100 buah jas hujan.
Total berat logistik yang diterima untuk tahap pertama ini mencapai 2.507,5 kilogram, dan seluruhnya akan dikelola melalui mekanisme penanganan bencana Polda Sumbar.
Penyerahan logistik secara resmi dilakukan oleh Kombes Pol Erwin Horja HS., Kombes Pol Devy Firmansyah, Kombes Pol Satya Yudha Prakasa, dan Kombes Pol Runi Chandra.
Kombes Pol Faried menyampaikan bahwa bantuan dari Mabes Polri ini adalah kebutuhan paling mendesak bagi pengungsi di berbagai wilayah.
“Kita menerima bantuan berupa makanan, selimut, perlengkapan obat-obatan, serta perlengkapan sekolah mulai dari seragam SD, SMP, hingga SMA,” ujarnya.
Faried juga menegaskan bahwa bantuan ini mencakup peralatan lapangan untuk menunjang proses evakuasi dan rehabilitasi.
“Masih ada beberapa titik bencana yang membutuhkan alat berat dan perlengkapan evakuasi. Bantuan ini sangat membantu mobilisasi personel di lapangan,” tambahnya.
Sebelum disalurkan, seluruh bantuan akan masuk proses inventarisasi oleh Biro Logistik Polda Sumbar, agar distribusi benar-benar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.
“Insya Allah setelah ini akan kita inventarisir untuk Polres-polres terdampak, lalu kita distribusikan ke posko pengungsian sesuai jumlah pengungsi,” jelas Faried.
Kabid Humas Kombes Susmelawati Rosya memberi penegasan bahwa kelengkapan bantuan ini mencakup berbagai kebutuhan dasar.
“Ada pembalut, pakaian anak, seribu pampers, 500 seragam sekolah, 500 tas sekolah, obat-obatan, minyak angin, autan, hingga makanan cepat saji. Semua ini diprioritaskan untuk masyarakat yang paling membutuhkan,” katanya.
Faried menekankan bahwa bantuan yang datang hari ini baru tahap pertama. Keterbatasan kapasitas pesawat membuat pengiriman dilakukan secara bertahap.
“Diperkirakan hari Senin akan di-drop lagi bantuan tahap kedua dari Mabes Polri,” katanya.
Pada tahap kedua tersebut, Mabes Polri juga akan mengirim perahu karet tambahan, yang sangat diperlukan untuk mobilisasi personel dan evakuasi di wilayah-wilayah yang masih terendam atau sulit dijangkau.
Polda Sumbar menegaskan komitmennya bahwa seluruh bantuan akan disalurkan secara terukur, terdata, dan tepat sasaran.
“Setiap paket bantuan akan melalui inventarisasi di Polda terlebih dahulu, lalu didistribusikan ke Satwil dan posko pengungsian. Kita pastikan tidak ada yang meleset dari sasaran,” tutup Kombes Pol Faried.
Bantuan ini diharapkan menjadi penguat moral dan logistik bagi ribuan warga yang tengah berjuang melewati masa-masa sulit akibat bencana yang melanda Sumatra Barat. (h/fzi)







