rekrutmen
BeritaPeristiwa

Dramatis, Anggota DPRD Hafni Hafiz Terobos Hujan Badai Selamatkan 100 Warga Terisolasi dengan Mobil Pribadi

0
×

Dramatis, Anggota DPRD Hafni Hafiz Terobos Hujan Badai Selamatkan 100 Warga Terisolasi dengan Mobil Pribadi

Sebarkan artikel ini
Dramatis, Anggota DPRD Hafni Hafiz Terobos Hujan Badai Selamatkan 100 Warga Terisolasi dengan Mobil Pribadi
Dramatis, Anggota DPRD Hafni Hafiz Terobos Hujan Badai Selamatkan 100 Warga Terisolasi dengan Mobil Pribadi. ist

ALAHAN PANJANG, HANTARAN.Co — Di tengah hujan badai yang tak kunjung reda dan suara gemuruh tanah yang terus bergerak, proses evakuasi warga di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, berlangsung penuh ketegangan.

Jalan lingkar Alahan Panjang–Pakan Salasa, yang menjadi akses utama dua kecamatan, putus total setelah lima titik longsor menghantam kawasan itu, membuat puluhan kepala keluarga terperangkap di Jorong Batu Putiah.

Dalam situasi serba genting itu, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Hafni Hafiz, turun langsung melakukan evakuasi menggunakan mobil pribadinya, Jumat (28/11/2025).

Dengan lintasan yang licin, kabut tebal, dan ancaman longsor susulan, ia bersama aparat nagari, kecamatan, serta personel TNI dari Koramil Lembah Gumanti bergerak dari rumah ke rumah, menembus material longsor demi menyelamatkan warga.

“Kondisinya dramatis, angin kencang, dan titik longsor baru terus muncul. Kami harus bergerak cepat, karena harus berpacu dengan longsor yang terus mengintai,” ujar Hafni Hafiz, Sabtu (29/11/2025) pagi.

Evakuasi dilakukan secara marathon. Anak-anak, lansia, hingga ibu-ibu yang ketakutan diangkat keluar dari daerah berbahaya menggunakan kendaraan seadanya. Sekitar 100 warga berhasil diselamatkan dan dibawa menuju titik aman sebelum dipindahkan ke lokasi pengungsian.

Situasi makin mengkhawatirkan ketika laporan baru masuk, jalur alternatif juga mulai rawan, sementara hujan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Namun upaya penyelamatan tetap berlanjut hingga seluruh warga Jorong Batu Putiah terdata dan ditarik keluar dari lokasi longsor.

Beberapa jam setelah evakuasi berlangsung, sekitar pukul 13.30 WIB, pemerintah daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Jon Firman Pandu tiba di lokasi bencana. Mereka meninjau titik longsor, melihat kondisi jalan yang terputus total, sekaligus mengunjungi tempat pengungsian untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi. Bantuan logistik awal pun mulai disalurkan kepada para penyintas.

Hingga kini, petugas gabungan masih terus memantau kondisi tebing dan cuaca untuk mengantisipasi longsor susulan. Warga berharap akses jalan dapat segera dipulihkan agar aktivitas di dua kecamatan kembali normal. (h/wnd)

Penulis: Wandi Malin