Sumbar

Tak Ingin Danau Singkarak Tercemar, Bupati Solok Ingin Kehadiran Polisi Air

22
×

Tak Ingin Danau Singkarak Tercemar, Bupati Solok Ingin Kehadiran Polisi Air

Sebarkan artikel ini
danau singkarak tercemar bupati solok polisi air
Bupati Solok Epyardi Asda bersama Kapolres Solok Kota Solok AKBP Ferry Suwandi, meninjau tanah yang bakal dihibahkan oleh Pemkab Solok untuk pembangunan pos polisi air yang berada bersebelahan dengan Dermaga Danau Singkarak. Senin (18/10).

SOLOK, hantaran.co—Bupati Solok Epyardi Asda bersama Kapolres Solok Kota Solok AKBP Ferry Suwandi, meninjau tanah yang bakal dihibahkan oleh Pemkab Solok untuk pembangunan pos polisi air yang berada bersebelahan dengan Dermaga Danau Singkarak. Senin (18/10).

Epyardi menyebutkan, tanah yang bakal dihibahkan tersebut statusnya adalah tanah tumbuh (pasir lepas), dimana tanah yang muncul akibat surut air danau, yang selanjutnya merupakan tanah milik Pemda.

Dikatakannya, rencana pembangunan pos polisi air itu bertujuan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, sekaligus untuk menjaga kondisi Danau Singkarak agar terus terjaga kelestariannya.

Baca Juga  Wow! Jalan Rimbo Data-Kapujan Hampir Rampung, Pangkas Waktu Tempuh 7 Jam

Disampaikannya, jangan sampai keberadaan Danau Singkarak kondisinya sampai seperti Danau Maninjau yang tercemar akibat banyaknya bagan-bagan liar.

“Dengan adanya pol air di sini, kami berharap nanti bagan-bagan ini bisa kita atur dengan baik. Sehingga lingkungan Danau Singkarak tetap terjaga dengan baik. Habitat dan ekosistemnya tetap lestari sehingga tetap bagus dipandang, dan hasil khasnya (bilih Singkarak) tetap bertahan,”tuturnya.

Kata Epyardi, dalam menertibkan bagan-bagan liar tidak mungkin Pemda melakukannya sendiri, tetapi pemerintah daerah juga butuh bantuan dari aparat kepolisian, dalam hal ini adalah polisi air. Untuk aturannya sendiri, Epyardi Asda nantinya akan menyiapkan Perda sesuai dengan kebutuhan agar Danau Singkarak tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga  Rp18 Miliar Lebih untuk Kecamatan X Koto Singkarak, Bupati: Semua Nagari Harus Merasakan Pembangunan

“Kenapa saya ambil inisiatif ini, karena dari koordinasi sebelumnya dengan Kapolres, salah satunya adalah mereka tidak memiliki pos. Makanya kita coba falitasi itu”tuturnya.

Terkait dengan luas tanah, yang akan dihibahkan Epyardi menyampaikan, akan menghibahkan sesuai dengan besar dan ukuran pos yang akan dibangun.

“Sesuai kebutuhan saja bisa 400 meter atau lebih,” tuturnya.

 

(Rivo/Hantaran.co)