Kesehatan

Satu Pasien Covid-19 di Pasbar Meninggal Dunia, Total Sudah 8 Orang

15
×

Satu Pasien Covid-19 di Pasbar Meninggal Dunia, Total Sudah 8 Orang

Sebarkan artikel ini
meninggal
uru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pasbar, Gina Alecia

PASBAR, Hantaran.co–Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Pasaman Barat, melaporkan satu orang lagi pasien Positif di daerah setempat meninggal dunia.

Bupati Pasaman Barat melalui juru bicara gugus tugas percepatan penanganan penyebaran Covid-19, dr. Gina Alecia, mengatakan pasien tersebut diketahui terkonfirmasi positif pada tanggal 29 September 2020 lalu.

“Pasien diketahui berinisial Ny. IM (57) warga Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat. Almarhumah terkonfirmasi positif Covid-19 tanggal 29 September 2020, kemarin dan dirawat di RS M. Djamil Padang. Kemudian meninggal dunia hari ini,” terang dr. Gina Alecia, Selasa (27/10)

Baca Juga  Total 14.283 Warga Sumbar Terpapar Covid-19, Ini Sebarannya

Ia melanjutkan, jenazah almarhumah IM (57) akan dimakamkan dengan standar Covid-19 di kampung halamannya Kajai, Kecamatan Talamau Selasa sore.

“Tadi tengah persiapan proses pemakaman dan langsung diberangkatkan ke Kajai, Kecamatan Talamau untuk dimakamkan dengan standar Covid-19,” katanya.

Saat ini kata Dia telah dilaksanakan langkah cepat proses tracking untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat.

“Mari kita saling bekerjasama dalam menghambat laju penularan Covid-19 ini dengan selalu bersikap koperatif serta selalu bersikap tenang. Kami juga mohon dukungan seluruh masyarakat untuk selalu bahu-membahu membasmi penyebaran Covid-19 di Bumi Mekar Tuah Basamo ini. Dengan selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker, menjaga jarak serta menjauhi kerumunan,” tuturnya.

Baca Juga  Setelah Tutup Empat Hari, RS Yarsi Simpang Empat Bakal Dibuka Selasa

Positif Covid-19 di Kabupaten Pasaman sudah mencapai 145 orang dengan pasien sembuh 115. Meninggal dunia 8 orang dan masih melakukan isolasi 23 orang.

(Osniwati/Hantaran.co)